Jl. Raya Cigadog KM.02 Sagaranten
(0266) 341894
info@smkn1sagaranten.sch.id

Sejarah Singkat SMKN 1 Sagaranten

Join Us in Smart School Education !

SMKN 1 Sagaranten didirikan pada tahun 2004, tepatnya pada tanggal 26 Juni 2004. Tanggal ini bertepatan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan sekolah di atas lahan seluas 46.380 m, oleh Bupati Sukabumi waktu itu, yaitu Bapak Drs. H. Maman Sulaeman. Meskipun pada waktu itu SMKN 1 Sagaranten belum memiliki bangunan sekolah, karena pembangunan baru saja dimulai, tetapi telah memberanikan diri menerima siswa baru tahun pelajaran 2004/2005, dengan membuka dua program studi yaitu Teknik Pemesinan dan Teknik Mekanik Otomotif. Tempat kegiatan belajar mengajar sementara menumpang di SMPN 1 Sagaranten. Tetapi empat bulan kemudian, yaitu pada bulan Nopember 2004, kegiatan belajar mengajar sudah bisa dilaksanakan di bangunan (ruang kelas) milik sendiri.

Pendirian SMK Negeri 1 Sagaranten dilaksanakan oleh sebuah tim yang disebut Tim Pendiri Unit Sekolah Baru (USB) SMKN Sagaranten. Pembentukannya ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi melalui Surat Keputusan Nomor 421.5/1605/Dikbud, tanggal 5 Maret 2004. Tim ini terdiri dari 11 orang yaitu Maman Suratman (ketua tim/PLH kepala sekolah) Maman, S.Ip (sekretaris), Aep Saepul Azis (bendahara), Usman Barnas (ketua unit kelembagaan), Adang Abdurahman (ketua unit sarana pendidikan), ditambah anggota lainnya Endang Asep Alibasyah, Misbah Semedi, Wawan Setiawan, Oman Somantri, dan Ari Bahari. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ke sebelas orang perintis tersebut selayaknya dicatat sebagai orang-orang yang berjasa dalam sejarah berdirinya SMK Negeri 1 Sagaranten.

Sesuai dengan kebijakan otonomi daerah, pembiayaan pendirian SMK Negeri 1 Sagaranten dilakukan secara sharing antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Pusat. Hal ini tertaung dalam Nota Kesepakatan bersama antara Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan (Nomor 0027e/C5.5/Kep/PS/2004) dengan Bupati Sukabumi (Nomor 420/PJ.08-NK/2004). Hampir seluruh dana pembangunan, baik dari pemerintah daerah (dana APBD) maupun dari pemerintah pusat (dana APBN), disalurkan langsung kepada pihak sekolah (tim pendiri), dan pihak sekolah melaksanakan pembangunan sekolah ini secara swakelola.

Pada tahun kedua msa pembanguna, tahun 2005 tim pendiri USB AMKN Sagaranten menyatakan membubarkan diri. Pembubaran ini dimaksudkan selain untuk meningkatkan efektivitas pembangunan, juga untuk lebih memberdayakan peran perangkat sekolah yang sudah dibentuk oleh forum rapat orangtua siswa. Sehingga pada tahap berikutnya, pengadaan fasilitas sekolah dikelola bersama oleh pihak sekolah dan komite sekolah.

Tahun 2005 tercatat juga sebagai babak awal legalitas sekolah ini, karena pada tahun ini SMKN 1 Sagaranten telah memiliki 7 orang guru PNS definitif dan 1 orang diantaranya diangkat sebagai kepala sekolah definitif dengan SK Bupati nomor 343 Tahun 2005, tanggal 7 September 2005 Kepala Sekolah itu tiada lain adalah Maman Suratman, S.Pd., MT., yang semula ditugaskan disini sebagai Ketua Tim Pendiri sekaligus sebagai pelaksana harian (PLH) kepala sekolah, sejak tanggal 1 Mei 2004. Legalitas SMKN 1 Sagaranten sebagai sebuah sekolah negeri lebih dikuatkan lagi dengan terbuitnya SK Bupati Nomor 334 Tahun 2006 Tanggal 2 Juni 2006 tentang Penegerian SMKN 1 Sagaranten.

Penyaluran dana pendirian SMKN 1 Sagaranten dari pemerintah pusat berakhir pada tahun anggaran 2005. Meski demikian, fasilitas SMKN 1 Sagaranten menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan untuk menyiapkan para siswanya memasuki dunia kerja. Amiiin