Jl. Raya Cigadog KM.02 Sagaranten
(0266) 341894
info@smkn1sagaranten@gmail.com

SMKN 1 Sagaranten Goes To Smart School

Join Us in Smart School Education !

SMKN 1 Sagaranten Goes To Smart School

SMKN 1 Sagaranten Goes to Smart School

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seakan telah mendarah daging didalam diri setiap manusia dan sudah menjadi kebutuhan prioritas utama di era modern ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah meng-global mampu mencakupi segala aspek yang ada dalam kehidupan. Seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Dalam bidang pendidikan, TIK banyak memiliki peranan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalihfungsian buku, guru dan sistem pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional. Teknologi informasi menyebabkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang dan berkembang.

Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun, TIK juga memiliki banyak pengaruh terutama dalam bidang pendidikan untuk era sekarang ini. Ditambah lagi dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) Tentu kehadiran TIK akan berpengaruh sekali dalam persaingan serta kapasitas SDM yang melek teknologi di industri terutama bagi para pelajar yang baru saja lulus dari sekolah SMK.

Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan menggunakan istilah lain yang popular saat ini adalah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi informasi dan komunikasi yaitu internet.

Menurut Rosenberg (2001), e-learning merupakan satu penggunakan teknologi intenet dalam penyampaian pembelajaran secara luas yang berdasarkan tiga kriteria:

  1. E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi, dan membagi materi ajar.
  2. Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui computer dengan menggunakan teknologi internet yang standar.
  3. Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran dibalik paradigma pembelajaran tradisional.

Sejalan dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, pengertian e-learning menjadi lebih luas yaitu pembelajaran yang pelaksanaannya didukung oleh jasa teknologi seperti telephone, audio, videotape, transmisi satelit atau komputer.

Saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model pembelajaran berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Learning), CBI (Computer Based Instriction), Distance Learning, Distance Education, CLE (Cybernetic Learning Environment), Dekstop Videoconferencing, ILS (Integrated Learning System), LCC (Learner-Cemterted Classroom), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training).

Untuk dapat memanfaatkan TIK dalam memperbaiki mutu pembelajaran, ada tiga hal yang harus diwujudkan yaitu:

  1. Siswa dan guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam kelas, sekolah, dan lembaga pendidikan guru.
  2. Harus tersedia materi yang berkualitas, bermakna, dan dukungan kultural bagi siswa dan guru.
  3. Guru harus memliki pengetahuan dalam menggunakan alat-alat dan sumber-sumber digital untuk membantu para siswa agar siswa mencapai standar akademik.
  4. Infrastruktur di sekolah harus sudah memenuhi kriteria untuk menunjang ketiga point diatas, minimal seluruh area sekolah sudah menunjang adanya akses internet / maya guna untuk mengakses konten pembelajaran baik secara internal maupun secara eksternal.

Oleh karena itu, untuk membangun sebuah sekolah yang berbasiskan smart shool, dibutuhkan infrastruktur yang sudah mendukung untuk menerapkan sistem smart school, baik dari segi sarana, guru, serta siswa. SMKN 1 Sagaranten berencana akan menerapkan konsep smart school tersebut sesuai dengan dukungan dari kepala dinas pendidikan jawa barat dalam Kebijakan Berbasis Literasi dalam presentasinya untuk mengembangkan sekolah yang berbasis smart school yang dituangkan dalam program pendidikan jabar smart school.

Samsul Alam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *